Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Pintar Membaca Obat

Posted: Desember 22, 2009 in Kesehatan

Pernah bingung saat menerima resep dokter atau membaca obat yang dijual bebas? Jangan malu, Anda tidak sendiri. Beberapa nama obat memang kerapkali membuat kening berkerut. Supaya tidak salah, jenis obat di bawah ini bisa memandu Anda mengetahui obat apa yang sebenarnya diminum.

1. ACE inhibitor atau penghambat angiotensin converting enzim (ACE). Penghambat ACE ini merupakan kelompok obat untuk menurunkan tekanan darah.
2. Antasid dan alginates. Antasid digunakan untuk masalah dyspepsia atau maag. Beberapa jenis antasid bisa dijumpai tanpa membutuhkan resep.

3. Antibiotika. Juga dikenal sebagai antibakteri, merupakan jenis obat yang digunakan untuk masalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

4. Antidepresan. Sesuai dengan namanya, obat ini untuk mengatasi depresi. Ada beberapa jenis obat antidepresan. Namun, dua jenis yang sering digunakan, yaitu obat tricyclic seperti amitriptiline dan imipramine serta selective serotonin re-uptake inhibitors (SSRIs) seperti fluoxetine.

5. Antihistamin. Dikenal sebagai obat untuk alergi, seperti demam dan beberapa jenis batuk dan pengobatan flu.

6. Benzodiazepine. Kelompok obat ini juga dikenal sebagai penenang minor dan sedatif. Yang banyak dikenal adalah diazepam (dengan nama valium) dan nitrazepam (dengan nama mogadon).

7. Beta-antagonist. Obat jenis itu misalnya inhaler yang digunakan untuk melegakan serangan asma, mengandung beta-antagonist.

8. Beta-blocker. Beta-adrenoreceptor sering disebut sebagai beta-blockers, bekerja untuk jantung dan sistem sirkulasi darah. Fungsinya, mengurangi tekanan darah.

9. Calcium-channel blockers. Obat ini digunakan untuk masalah yang berhubungan dengan jantung dan sistem peredaran darah, termasuk tekanan darah tinggi dan angina.

10. Kontrasepsi oral kombinasi. Merupakan salah satu dari banyak metode pencegahan kehamilan. Dinamakan demikian karena obat tersebut merupakan kombinasi dari dua jenis hormon perempuan, yaitu estrogen dan progesterone.

11. Obat untuk mata. Beberapa kelompok termasuk dalam obat untuk mata, seperti glaukoma. Ada lima jenis obat yang digunakan untuk pengobatan glaukoma, yaitu miotik, simpatomimetik, penghambat beta, penghambat karbonik anhydrase, dan latanoprost.

12. H2 antagonist. Ada beberapa jenis obat untuk mengobati luka lambung dan salah cerna. Satu yang terpenting adalah obat-obatan dari jenis H2 antagonist.

13. Hormone replacement therapy (terapi sulih hormon). Terapi ini direkomendasikan kepada perempuan saat dan pasca menopause.

14. Inhaler steroid. Obat inhaler jenis kortikosteroid atau steroid, digunakan untuk mencedah terjadinya gejala asma.

15. Laksatif. Terdapat beberapa jenis obat laksatif yang bekerja dengan berbagai cara untuk meredakan atau mencegah terjadinya konstipasi (sembelit), seperti jenis diuretik.

16. Nonsteroid anti-inflammatory drugs (NSAIDs) atau obat nonsteroid antiperadangan. Biasa digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan nyeri. Yang biasa digunakan adalah ibuprofen.

17. Parasetamol. Merupakan pereda nyeri. Kekuatannya hampir sama, tetapi tidak bekerja sebagai antiperadangan seperti aspirin.

18. Proton pump inhibitor, obat penghambat pompa proton. Merupakan jenis obat yang digunakan dalam mengobati luka pada lambung dengan menghambat produksi asam lambung.

19. Statin. Merupakan kelompok obat yang digunakan untuk menurunkan kolesterol darah.

20. Steroid topical. Kortikosteroid topical atau dikenal dengan krim steroid, digunakan pada kulit untuk meredakan eksim dan beberapa gangguan kulit lainnya

Iklan

Mitos-mitos tentang Vitamin

Posted: Desember 22, 2009 in Kesehatan

Mitos tentang vitamin sangat perlu diketahui agar tak salah langkah. Simak penjelasan berikut.

1. Anak kurus karena kurang vitamin
Orang sering berpikir, anak yang gemuk dan lincah pastilah sehat. Padahal belum tentu, lho. Anak gemuk belum tentu cukup vitamin. Pasalnya, tubuh yang besar relatif butuh makanan lebih banyak. “Bisa jadi, anak yang gemuk tersebut kurang darah alias mengidap anemia.”

Biasanya pada saat lahir, anak tersebut mendapat cadangan makanan (baik zat besi maupun vitamin) yang cukup dari ibunya. Namun, seiring pesatnya pertumbuhan, ia ternyata relatif kekurangan vitamin pembentukan darah. Untuk itu harus mendapat tambahan asam folat, zat besi, dan vitamin C.

Sebaliknya, anak yang kurus juga belum tentu kekurangan vitamin. Pemikiran bahwa anak gemuk itu sehat dan anak kurus tidak sehat tidak berlaku lagi sekarang. “Patokannya sekarang adalah tumbuh dan kembang. Untuk mengetahui apakah anak kita cukup ideal, bisa menggunakan alat ukur grafik berat, tinggi, dan umur yang saling dibandingkan,” lanjut Ghazali.

Selain itu, faktor genetik pun bisa memengaruhi anak menjadi kurus, gemuk, pendek, tinggi, dan lainnya.

2. Nafsu makan hilang, cekok saja dengan vitamin
Sering, kan, kita lihat orangtua yang sembarangan mencekokkan vitamin pada anaknya yang sulit makan. “Mencekokkan vitamin dianggap bisa mengembalikan nafsu makan anak. Padahal, hilangnya nafsu makan anak disebabkan banyak hal, seperti karena sakit tenggorokan, sariawan, gigi tumbuh, gigi copot, anak flu, atau terkena TBC,” ujar Ghazali.

Pemberian vitamin yang berlebihan justru bisa membuat anak kehilangan nafsu makan, terutama jika anak kehilangan vitamin C alias asam askorbat. Asam jika dimakan berlebih akan menyebabkan perut perih. Apalagi, jika anak makan tidak teratur, bisa saja terjadi luka di lambung. Tetapi pada anak kecil hal ini jarang terjadi.

Penyakit mag biasanya diderita orang dewasa. Untuk itu sebaiknya mengonsumsi vitamin sesuai dosis wajarnya 50 mg. Jangan termakan iklan yang menyebutkan bahwa menelan vitamin dosis tinggi (sampai 1.000 mg) bisa membantu stamina tetap kuat dan tidak sakit-sakitan.

3. Vitamin membuat anak lebih cerdas
Vitamin memang bisa membuat anak cerdas, tetapi prosesnya tentu saja tidak langsung. Cerdas itu terjadi karena anak mengalami perkembangan. Misalnya cepat bicara, berjalan, bermain, dan lainnya.

Lagi pula, kecerdasan ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya stimulasi lingkungan dan makanan bergizi. Dalam makanan bergizi, salah satu unsurnya adalah vitamin. “Oleh karenanya, secara tidak langsung, vitamin dapat memengaruhi kecerdasan. Tapi perlu diingat, vitamin hanya dibutuhkan sedikit saja oleh anak.”

Penelitian tentang karakter yang dihubungkan dengan golongan darah seseorang telah dilakukan di Jepang sejak lima puluh tahun lalu. Adalah Masahiko Nomi, yang mengobservasi orang-orang berdasarkan golongan darahnya. Hasil risetnya dibahas dalam buku berjudul Touch My Heart, yang disusun oleh putranya, Toshihiko Nomi. Berikut beberapa contekannya, berguna untuk Anda yang ingin menyelami kepribadian si dia.

Golongan darah O
Pria bergolongan darah ini memiliki karakter yang khas. Enggan mengakui kesalahan dan tidak mau mengalah. Sedikit keras kepala dan tidak suka diatur. Tetapi sebenarnya ia bukan orang yang neko-neko, dan selalu berbicara atas nama fakta. Pemilik golongan darah ini juga sangat piawai merayu, dan mengumbar kata-kata manis.

Plus
Pemikirannya kuat. Orang yang asyik diajak berdiskusi dan memecahkan persoalan. Ia juga memiliki rasa cinta yang kuat. Ketika ia mencintai seseorang, dia akan total, apa pun akan dilakukan untuk membahagiakan pasangannya. Pribadinya hangat dan bersahabat. Cenderung tidak banyak bicara dan memiliki harga diri yang tinggi.

Minus
Saking percaya dirinya, terkadang ia tidak peduli dengan perasaan orang lain. Egonya mudah terusik. Ini yang membuat emosinya mudah meledak, suka memberontak dari suatu keadaan yang membuatnya tidak nyaman. Meski mungkin usianya sudah lewat kepala tiga, sikap kekanak-kanakannya masih sering muncul.

Golongan darah A
Pribadi yang menghormati aturan dan tata cara yang berlaku umum. Ia mudah khawatir terhadap keadaan sekeliling. Pesimistis terhadap masa depan dan pemikirannya mudah berubah. Tidak pernah merasa puas atas apa yang dimiliki saat ini.

Plus
Radarnya selalu jalan sehingga bukan orang yang mudah dibohongi. Serius dalam mengerjakan sesuatu dan menghargai kerja sama tim. Dalam berbicara cenderung berhati-hati, dewasa, dan bijaksana. Menyukai kebersihan, keteraturan, dan kerapian. Tipe yang terencana. Jadi, ketika dia memutuskan seseorang menjadi kekasihnya, maka itu sudah melalui perencanaan yang matang. Perasaannya juga halus dan sensitif terhadap kebutuhan pasangannya.

Minus
Ia terkadang merasa dirinya yang paling benar, meskipun mengakui kebenaran pendapat orang. Kalau ada sesuatu yang tidak berkenan di hatinya, ia akan ngambek berhari-hari. Ia sedikit keras kepala dan gampang curiga. Ia juga tak pandai mengambil keputusan. Meski untuk hal yang sederhana pun, ia butuh waktu untuk diproses sebelum diputuskan.

Golongan darah B
Menyukai kebebasan, tidak suka pembatasan. Fleksibel dan supel. Pola pikirnya praktis dan spesifik. Tipe multitasking. Ia bisa berkonsentrasi dalam banyak hal. Dalam satu waktu, ia bisa mengerjakan tugas kantor, menonton televisi, sekaligus makan. Ia selalu optimistis menghadapi masa depan. Sakit hatinya juga gampang disembuhkan.

Plus
Pembawaannya sederhana, supel, tetapi memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Hidupnya untuk pekerjaan dan masyarakat. Baginya pacar bukanlah prioritas. Gigih dan tekun mengejar mimpi. Ia kaya akan ide-ide cemerlang yang membuat orang banyak salut padanya. Tipe orang yang tenang dan tidak terburu-buru. Mudah diajak bicara.

Minus
Sikap dan perilakunya seringkali membuat orang menggelengkan kepala. Ia bisa melakukan sesuatu yang tak terpikirkan oleh orang lain. Ia gampang mengeluh tentang sesuatu. Pendiriannya tidak tegas, plinplan dan sering bimbang. Makanya ia selalu butuh orang lain untuk membantunya mengambil keputusan.

Golongan darah AB
Ia memiliki analisis cukup tajam terhadap setiap persoalan. Orangnya unik, sangat tertarik pada cerita fantasi dan dongeng. Pandai membina hubungan, tak heran ia memiliki jejaring yang luas. Ia gampang tersulut oleh hal-hal kecil. Ia juga memiliki konsentrasi tinggi, tapi tidak bisa mempertahankannya dalam waktu lama.

Plus
Kesetiaannya tak ada duanya. Ia bukan orang yang mudah memalingkan hatinya untuk wanita lain. Tidak suka melihat orang lain dalam kesulitan sehingga mudah mengulurkan bantuan. Tuntutannya lumayan tinggi. Ia memiliki segudang kriteria untuk calon pasangannya. Hobi dan bakatnya banyak. Ia efisien dan tanggap dalam mencium hal-hal yang dianggap penting atau menguntungkan dirinya.

Minus
Sayangnya, dia kurang gigih. Ini yang terkadang menghambat kemajuannya. Kurang suka dengan segala hal yang berisiko. Tidak terlalu suka dengan formalitas. Ia lebih suka diajak bermain outbound daripada mengikuti pernikahan teman. Punya “kepribadian ganda”, itu sebabnya ia memiliki kemauan yang sulit ditebak. Ia juga terpaku pada rutinitas sehingga terkesan monoton dan kurang inisiatif. Selai itum ia suka mengkritik dan tanpa disadari sering menyakiti hati orang lain.

4 Tanda Pria dengan “Mini P”

Posted: Desember 17, 2009 in Kesehatan

Ukuran penis, bagi para pria adalah persoalan besar. Ukuran, buat mereka akan menunjukkan suatu “supremasi” -khususnya di kalangan mereka sendiri. Ukuran, juga akan menjadi semacam penentu apakah mereka mampu memuaskan pasangan atau tidak.

Anda tentu tak punya semacam metal detector yang bisa mendeteksi, pria mana yang memiliki big size, dan mana yang mempunyai small size. Namun, tanpa detektor pun, kita bisa kok mengetahui apakah seorang pria termasuk “Mr Mini P”. Beberapa wanita menyampaikan tanda-tanda menarik berikut, dan coba lihat apakah Anda juga bisa mendeteksinya.

Egonya besar
Pria dengan “mini P” disebut-sebut memiliki ego yang besar, karena seumur hidupnya harus bertahan di tengah-tengah kaum pria yang umumnya dianggap jantan bila memiliki “perangkat yang besar”. Oleh karena itu, ia harus menciptakan suatu ilusi bahwa, meskipun miliknya tidak besar, ia lebih berharga daripada emas. Pria seperti ini umumnya memiliki gaya hidup mewah, dengan mobil atau gadget-gadget yang melebihi apa yang dimiliki pria lain dengan ukuran penis rata-rata. Mereka umumnya juga memiliki jaringan pertemanan yang luas.

Juara seks oral
Ini namanya adil. Mr Mini P biasanya tahu bagaimana mengkompensasi ketidakberuntungannya tadi dengan menguasai keahlian lain: lidahnya. Ia mahir sekali bermain dengan lidahnya, dan tak jarang mampu memuaskan pasangannya hanya dengan cara seks oral ini. Namun jika ia mampu menjelajahi segala sudut daerah intim pasangannya, dan membuat pasangannya cukup panas dan siap melanjutkan sesi berikutnya, saat terjadi intercourse si wanita tentu tak akan sadar sebesar apa penis pasangannya.

Tak pernah membahas topik seputar penis
Tentu saja, untuk apa pria seperti ini mengangkat topik obrolan seputar penis, jika kemudian ia harus membuktikan bahwa “perangkatnya” sendiri cukup hebat untuk dibicarakan? Sebaliknya, ia lebih suka menceritakan pengalaman hebat lain, seperti ketika pelipisnya robek saat terlibat tawuran di sekolah, atau betapa ia pernah diganggu hantu ketika sedang lembur di kantor.

Pendek kata, Mr Mini P tak akan pernah bercerita seputar penis, karena pria umumnya tidak suka membicarakan hal-hal yang mengganggu mereka. Hal ini tentu berbeda dengan kita, yang dengan santainya akan mengatakan pada teman-teman di kantor, “Ah, dada gue tipis begini, pakai push up bra juga enggak nolong!”

Prinsipnya, “Size doesn’t matter”
Mr Mini P biasanya akan mulai melontarkan konsep bahwa “size doesn’t matter”. Sesuatu yang kecil sebaiknya jangan dijadikan patokan, begitu menurutnya. Katanya sih, justru karena ia sadar bahwa “his size does matter”, ia berusaha bertahan dengan berusaha mengubah pemikiran para wanita yang kebetulan belum pernah bertemu Mr Maxi P. Ia akan mengatakan, “Bukan ukuran kapalnya yang penting, tetapi bagaimana gerakannya di laut?” Hm… Anda tahu kan, bagaimana terjemahan analogi ini dalam urusan Mr P-nya?

Ketika Anda menerima telepon dari seorang pria yang tak Anda kenal, dan Anda terpesona mendengar suaranya yang empuk dan dalam, apakah Anda langsung berimajinasi mengenai tampang pria tersebut? Sebagian besar dari Anda pasti mengatakan “Ya”. Dan, kecewakah Anda ketika akhirnya melihat sosok pria tersebut di hadapan Anda?

Penelitian menunjukkan, suara seorang pria yang begitu nyaman di terdengar di telinga ternyata juga menampakkan wajah yang good looking. Namun setidaknya, ketika Anda kecewa mendapati wajah pria di seberang telepon tidak seganteng yang Anda bayangkan, ia ternyata masih memiliki sejumlah kelebihan. Enggak percaya? Cek hasil penelitiannya di bawah ini.

Pria tampan bersuara dalam
Anda belum pernah mendengar hal ini? Suara seorang pria ternyata juga menggambarkan kemampuan reproduksinya. Bukan sekadar mitos bahwa pria yang tampan biasanya memiliki suara yang dalam. Northumbria University di Inggris mengadakan suatu penelitian dimana mereka merekam suara para pria, dan mengajak pendengar (pria dan wanita) mengukur suara para pria tersebut berdasarkan daya tariknya, dominasi, kepercayaan diri, dan keseksiannya. Pendengar kemudian diminta melihat foto-foto pria dan menilainya. Para peneliti mendapati bahwa pria dengan suara yang dalam memiliki daya tarik yang lebih tinggi daripada yang bersuara tinggi, dan suara yang dalam juga berkaitan dengan wajah yang lebih menarik.

Mengindikasikan aktivitas seksualnya
Suara tidak hanya dapat memberi petunjuk bagaimana penampilan seseorang, tetapi kemungkinan juga kadar aktivitas seksualnya. Sebuah studi pada tahun 2004 mengamati hubungan antara daya tarik suara dan ukuran tubuh. Pada pria, suara yang memikat dikaitkan dengan rasio pundak hingga pinggul yang lebih tinggi (pundak lebih lebar, pinggang ramping). Sedangkan pada wanita, daya tarik suara dikaitkan dengan rasio pinggang ke pinggul (pinggang lebih ramping daripada pinggul). Para penulis studi ini berspekulasi bahwa karena testosteron mempengaruhi suara dan perkembangan fisik, suara bariton pria yang dalam dapat mengindikasikan massa otot dan kekuatan yang lebih besar, dan oleh karenanya, keserasian genetik yang lebih besar.

Begitu juga dengan wanita, hormon estrogen dan progesteron mempengaruhi suara wanita maupun dimensi tubuhnya, yang dapat mengindikasikan status reproduksinya. Karena suara wanita dikorelasikan dengan proporsi tubuh yang serasi (yang memainkan peran penting dalam daya tariknya) tidak mengherankan jika suara wanita juga dihubungkan dengan aktivitas seksualnya. Studi tersebut juga mendapati bahwa pria dan wanita dengan suara yang menggemaskan dilaporkan memiliki pasangan yang lebih seksual, mendapatkan pengalaman seksnya dalam usia yang lebih muda, dan cenderung tidak memilih-milih.

Perubahan suara wanita saat menstruasi
Ada fakta lain seputar suara wanita yang lebih menarik. Studi, yang dipublikasikan di jurnal Evolution and Human Behavior, merekam suara wanita pada 4 waktu yang berbeda selama masa menstruasi mereka. Dari studi tersebut terlihat bahwa wanita memancarkan suara paling menarik selama masa ovulasinya, ketika risiko pembuahan lebih tinggi. Sebaliknya, suara mereka terdengar paling kurang menarik selama menstruasi, ketika risiko pembuahan paling rendah. Penulis berspekulasi bahwa hormon-hormon yang mempengaruhi pangkal tenggorokan lah yang menyebabkan perubahan ini.

Namun ada faktor-faktor lain yang dapat mengubah bagaimana suara kita terdengar oleh orang lain. Orang cenderung menemukan suara yang penuh percaya diri lebih menarik. Dengan cara yang sama, suara yang jernih dan murah hati dapat meningkatkan ketertarikan antarpribadi, dan kemampuan menerima orang lain.

Anda mungkin sering mendengar kalimat “Yang ada di pikiran pria cuma seks”. Ungkapan semacam itu mungkin juga pernah terlontar dari mulut Anda sendiri. Memang, tak ada asap kalau tak ada api. Jadi, tak ada pernyataan seperti itu kalau tak ada bukti pendukungnya.

Mungkin Anda pernah merasa risih karena bagian tertentu dari tubuh Anda dilihat secara mendetail oleh seorang lelaki?

Setiap 30 menit
Jangan heran jika Anda pernah mengalami kejadian itu. Hasil penelitian mengatakan bahwa otak pria menunjukkan betapa besarnya faktor ini. Survei yang dilakukan Kinsey Institute (sebuah institusi di Universitas Indiana, Amerika Serikat) menyimpulkan bahwa 37 persen pria di dunia ini memikirkan seks setiap 30 menit.

Bahkan sebuah penelitian yang dimuat majalah Glamour mengatakan bahwa pria memikirkan seks setiap 7 detik. Jadi, jika diasumsikan bahwa pria memiliki waktu 16 jam terjaga dalam sehari, dan memikirkan seks setiap 7 detik, berarti ia memikirkan tentang seks sebanyak 57.000 kali sehari. Jumlah ini kurang lebih sebanyak jumlah seorang manusia bernapas kala ia terjaga (tidak sedang tidur). Wow!

Ibarat kompor
Seperti kita ketahui, bahwa pusat dari kehidupan seks manusia terletak di bagian otak yang disebut hipotalamus. Karena selain berperan dalam mengatur emosi, denyut jantung, dan tekanan darah, hipotalamus juga mengatur kehidupan seks.

Jika lelaki bisa memikirkan seks sebanyak itu dalam sehari, sudah bisa ditebak kan, siapa pemilik hipotalamus terbesar? Ya, kaum pria. Bukti-bukti lain juga mendukung tentang kaitan pria dan seks. Salah satunya adalah hormon testosteron yang dimiliki pria. Volumenya 20 kali lebih besar dibandingkan yang dimiliki perempuan. Ditambah dengan hipotalamus yang besar, tidak heran jika gairah pria pun mudah sekali tersulut.

Bahkan jika diibaratkan sebagai kompor, dorongan seks pria bagaikan kompor gas, sementara perempuan lebih mirip tungku elektrik. Pria hanya cukup pemanasan sedikit untuk mencapai ereksi, sementara perempuan perlu foreplay yang panjang untuk membangkitkan gairahnya.

Ekspresi kebutuhan
Anda tentu bertanya-tanya mengapa seks begitu penting peranannya bagi pria? Sebenarnya bukan berarti pria tidak memikirkan hal lain, lho. Kalau otak pria hanya diisi seks, tentu posisi tertinggi dalam bisnis dan politik tidak akan banyak dipegang mereka. Hanya saja bila pria memikirkan lawan jenis, seks lah yang berperan amat besar.

Mengapa bisa begitu? Menurut para ahli, pria mengeluarkan tekanan yang membebaninya melalui orgasme saat bercinta. Pria juga menggunakan seks untuk mengekspresikan kebutuhan emosional mereka. Jadi, jangan heran jika pria langsung tidur usai mencapai puncak. Hal ini karena pria selalu membutuhkan waktu untuk memulihkan diri setelah bercinta. Dengan tidurlah ia memulihkan diri.

Saat berolahraga, tubuh harus memiliki cukup energi untuk dibakar. Oleh karena itu, sebelum berolahraga, pastikan kita tidak lupa makan. Sebaliknya, jangan sampai pula kita berolahraga dengan perut penuh alias kelewat kenyang, karena akan membuat kita tak nyaman. Kapan saat yang tepat untuk makan, dan apa saja yang harus dikonsumsi? Dr Michael Triangto, SpKO dari Slim & Sports Therapy, Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, menjelaskannya untuk Anda.

Aturan dasar
Glukosa merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan dalam beraktivitas. Untuk mendapatkan kecukupan glukosa, sebelum berolahraga sebaiknya konsumsilah makanan yang mudah dicerna dan banyak mengandung karbohidrat. Intinya, makanlah makanan ringan yang tinggi karbohidrat, seperti kentang panggang, pasta, atau kue bagel 2-3 jam sebelum mulai berolahraga. Buah-buahan yang kaya akan kandungan karbohidrat, seperti pisang dan apel, juga bisa dijadikan alternatif.

Yang penting untuk diingat, selalu makanlah secukupnya. Jangan pernah berlebih hingga kekenyangan yang selain membuat tubuh malas bergerak, juga akan menimbulkan perasaan penuh yang sangat tak nyaman, bahkan menyebabkan kram perut dan memperbesar kemungkinan muntah atau setidaknya mual selagi berolahraga.

Sedangkan makanan yang sebaiknya dihindari sebelum berolahraga adalah makanan yang banyak mengandung lemak. Mengapa? Karena lemak butuh waktu lama untuk dicerna. Lemak juga akan menetap di lambung dalam jangka waktu lama. Selain itu, makanan berlemak akan menarik darah ke lambung untuk membantu pencernaan, yang berpotensi menyebabkan kram perut, kejang, dan ketidaknyamanan lainnya. Jenis makanan lain yang juga sebaiknya dihindari adalah daging, gorengan, kue-kue yang terlalu manis, permen, dan sejenisnya.

Waktu yang tepat dan jenis makanan yang dianjurkan
* 4 jam sebelum berolahraga boleh makan nasi dengan lauk-pauk, atau kentang, atau sereal rendah lemak, ditambah buah segar atau jus buah/sayuran.

* 2-3 jam sebelum berolahraga sebaiknya santap makanan yang lebih ringan, seperti roti, buah, yogurt, atau energy drink berkarbohidrat tinggi.

* 1 jam sebelum berolahraga, pilihlah sport drink atau buah-buahan yang banyak mengandung air atau jus buah dan sayuran. Minuman di fase ini lebih bertujuan untuk mencukupi kebutuhan akan cairan. Perhatikan jumlahnya agar jangan berlebihan karena akan membuat tubuh lebih berat dan mempersering buang air kecil.